oleh

Wali Kota Bima Hadiri Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Tingkat Kecamatan Asakota Tahun 2023

-Liputan Kota Bima-Ikuti Berita Kami Di Apl Google play / Koran Digital EPAPER

Kota Bima NTB – Wali Kota Bima menghadiri sekaligus membuka acara Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Tingkat Kecamatan Asakota Tahun 2023 bertempat di Aula Kantor Camat Asa Kota, Selasa 18 Juli 2023.

Dalam acara sosialisasi tersebut Wali Kota Bima  didampingi oleh Kapolres Bima Kota, Kepala DP3A, Kemenag Kota Bima, BNNK Bima, Camat Asa Kota, dan Lurah Se-kecamatan Asa Kota.

Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE. dalam sambutannya mengungkapkan bentuk perhatian pemerintah soal kekerasan terhadap Anak di Wilayah Kota Bima cukup baik, sebagai wujud nyata dalam upaya pencegahan kekerasan di tengah masyarakat, khususnya terhadap anak. Kekerasan merupakan suatu fenomena yang hampir ada di mana saja.

“ Kekerasan terhadap anak masih sering terjadi dan kasusnya cukup tinggi, sehingga ini menjadi tanggung jawab kita bersama, tidak hanya bagi pemerintah tetapi juga bagi masyarakat. Untuk menurunkan angka kekerasan tersebut kita harus memberikan upaya pencegahan sedini mungkin supaya tidak terjadi kekerasan terhadap anak dimana-mana”. ungkapnya

Beliau kemudian memaparkan bahwa berdasarkan data Tahun 2023 saat ini, terdapat 6 kasus penganiaan di Asa Kota. Sementara data dukung yang berhasil dihimpun hingga bulan Juni di Kota Bima terdapat 356 pengantin yang menikah dibawah usia 18 tahun. Beliau mengatakan bahwa pernikahan di usia dini itu merupakan salah satu faktor pemicu tertinggi timbulnya resiko kekerasan.

“Saya melihat dari semua tindak kekerasan banyak sekali kekerasan yang timbul karena pernikahan usia dini,salah satunya adanya kekerasan seksual, ini harus kita cegah dan hindari ” tuturnya

Wali Kota Bima menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap kekerasan terhadap anak. Pemerintah Kota Bima akan terus bekerja keras untuk menekan kasus kekerasan terhadap anak ini dengan berbagai cara.

“Upaya itu dilakukan baik melalui pertemuan langsung dengan masyarakat, himbauan pesan aplikasi dan pesan lain, guna memberikan pemahaman terhadap anak-anak untuk menjauhi terjadinya kekerasan dalam bentuk apapun.” ungkap H.M. Lutfi

Kemudian diakhir beliau berharap dengan di adakannya sosialisai ini dapat membuat masyarakat maupun seluruh peserta yang ikut hadir untuk lebih memperhatikan dan mengawasi perkembangan Anak.

“Jangan sampai karena kesibukan kita semua, kita tidak mampu mengontrol anak-anak kita. Jadi sebagai orang tua kita harus sigap dan betul-betul memperhatikan anak kita sehingga kita bisa menepis adanya kekerasan” tutupnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed