oleh

Target Vaksin di Desa Tidak Tercapai, Kadis Ancam Tunda Cair Siltap

-Liputan Kabupaten Bima-Ikuti Berita Kami Di Apl Google play / Koran Digital EPAPER

Liputannews17.com, Kabupaten Bima – Rapat yang dilakukan di Aula Rapat Polres Bima dihadiri Tajudin, SH.,M.Si Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) didampingi Kabid Pemdes El Faisal, SEi.,MM, Kepala Dinas Sosial, Plt Kepala BPBD, serta perwakilan OPD terkait.

Kepala DPMD Kabupaten Bima Tajudin, SH.,M.Si membeberkan beberapa poin keputusan rapat diantaranya yang mewajibkan capaian 50% (persen) capaian vaksin masing-masing Desa se Kabupaten Bima, serta dukungan Pemerintah Desa dalam menggalang masyarakat.

“Para Kades diwajibkan untuk capaian vaksin minimal 50 porsen masing-masing desa, 2. Proaktif Kepala Desa beserta jajarannya untuk menggerakkan massa dan bergabung bersama Babinsa, Bhabinkantibmas, dan mengawal pelaksanaan vaksin, kemudian pelaksanaan vaksin dilakukan setiap hari hingga hari sabtu dan minggu,”ungkap Tajudin usai rapat di Aula Polres Bima Jumat, (29/10).

Selain itu Dia juga menegaskan bagi masyarakat Penerima Manfaat/bantuan disyaratkan untuk divaksin. Bahkan Pria kelahiran Bontokape Bolo itu tidak segan mengancam menunda pencairan penghasilan tetap (siltap) Kepala Desa dan Perangkatnya bulan September, Oktober, dan November sampai presentase vaksin tercapai.

Kabid Pemdes DPMD Kabupaten Bima menambahkan bahwa Pemda Bima baru-baru ini mendapat kiriman Vaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi NTB sebanyak 1.800 vial atau 18.000 dosis yang akan divaksin pada 18.000 masyarakat desa se Kabupaten Bima.

“Dalam catatan metodenya 18.000 dosis ini harus dihabiskan paling lamban satu minggu sejak diterima,”kata Faisal

“setelah 18.000 dosis diterima, maka masing-masing Puskesmas akan ditargetkan 500 dosis dalam tiga hari kedepan,”lanjutnya.

Faisal berharap momentum tersebut dimanfaatkan sebagai pembuktian  sinergitas pilar pemerintah ditingkat Desa, Pemerintah Desa, Babinsa, Bhabinkantibmas dan para stakeholder lain yang ada di desa.

“Mari kita buktikan, bahwa kita bekerja bukan saja untuk masyarakat tapi juga bekerja untuk Pemerintah Pusat atas nama berbakti pada Nusa dan Bangsa NKRI,” imbuhnya.(Red).

 

 

5 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed