oleh

Wanita “Vampir” di Bima, Gigit Bayi 4 Bulan

-Hukum & Kriminal-Ikuti Berita Kami Di Apl Google play / Koran Digital

 

Yuk Baca Liputannews17.com

Dapatkan update informasi pilihan setiap hari artikel/berita #Liputannews17 Follow: @Liputannews on Twitter | Liputannews on Facebook | Liputannews on Instagram | Koran Digital : E-PAPER Liputannews17 | Apl Android Google Play Liputannews17 https://play.google.com/store/apps/details?id=com.asratech.berita.liputannews17

Liputannews17.com, kabupaten Bima NTB – Setelah gempar kasus dugaan kakak bunuh adik di Desa Teke. kini terbaru, Selasa (28/6/2022) seorang ibu di Desa Rasabou, Kecamatan Bolo Bima tega menggigit balitanya baru berusia 4 bulan hingga tewas.

Kejadian menggemparkan warga itu terjadi sekitar pukul 15.00 Wita dan aksi sadis dilakukan NR (25) itu pun dibenarkan oleh Nurdi selalu paman korban.

Diakuinya, awal mengetahui kejadian tersebut setelah melihat rumah keponakannya ramai oleh warga, setelah dicek ternyata bayinya sudah dalam kondisi tewas

“Ternyata memang benar bocah tersebut sudah tewas digigit oleh ibunya,” ungkap Nurdin.

Diakui Nurdin, beberapa hari ini NR suka cek cok dengan orang di sekitar, bahkan sempat pukul anaknya. Karena memukul anaknya, Nurdin tegur dengan baik – baik. Namun dia berontak dan herannya beberapa saat setelah itu NR datang ke rumah seakan tidak ada masalah.

“kami menduga NR alami kelainan jiwa, karena setelah memukul anaknya. Dia datang ke rumah saya seakan tidak ada masalah,” tuturnya.

Tambahnya,  sebelumnya NR juga pernah mengejarnya dengan sajam, bahkan mengancam akan membakar rumah tanpa ada alasan yang jelas.

Anggota BPD Desa Rasabou, Fukari mengungkapkan, mendapatkan informasi tersebut langsung menuju TKP dan melihat bayi empat bulan itu telah merenggang nyawa.

“Saya masuk di kamar melihat bayi tersebut sudah meninggal dunia dan saat itu banyak warga yang ikut melihat,” ucapnya.

Tak lama setelah itu anggota Polsek Bolo tiba di TKP dan menyarankan untuk mengevakuasi korban sekaligus membawa ke PKM Bolo dengan menggunakan sepeda motor.

“Saya sempat tanya, apakah evakuasi boleh dilakukan. Karena ada perintah pihak polisi, selanjutnya saya angkat sekaligus membawa mayat tersebut dibonceng oleh polisi menggunakan sepeda motor menuju PKM Bolo,” ujarnya singkat.

Dokter jaga PKM Bolo, dr. Heny Kustanti Nurwaidah, mengatakan bayi usia 4 bulan tersebut meninggal dunia sebelum di bawa ke PKM Bolo. Sementara luka dialami korban, luka memar di hidung, memar di pipi kanan dan kiri dan luka memar di bagian tangan kiri ” Bayi tersebut meninggal di TKP,” urainya.

Lanjutnya, korban dilanjut visum di RSUD Bima dan kami di PKM Bolo hanya pemeriksaan awal saja “Kita melakukan pemeriksaan awal saja. Visum lanjutan dilakukan di RSUD Kota Bima,” tutupnya.

Hingga berita ini dirilis aparat kepolisian belum dikonfirmasi. Karena masih melakukan olah TKP dan lainnya. (Red)

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed